Langsung ke konten utama

 Teknik Kompilasi Pertemuan 4

kompilasi Merupakan Teknik dalam melakukan pembacaan suatu program yang ditulis dalam bahasa sumber, kemudian diterjemahkan ke dalam suatu bahasa lain yang disebut bahasa sasaran.

Definisi : Kompilator (compiler) adalah sebuah program yang membaca suatu program yang ditulis dalam suatu bahasa sumber (source language) dan menterjemahkannya ke dalam suatu bahasa sasaran (target language).

Proses kompilasi dapat digambarkan melalui sebuah kotak hitam (black box) berikut :

Proses kompilasi dikelompokkan ke dalam dua kelompok besar :
1. analisa : program sumber dipecah-pecah dan dibentuk menjadi bentuk antara (intermediate representation)
2. sintesa : membangun program sasaran yang diinginkan dari bentuk antara.

Program sumber merupakan rangkaian karakter. Berikut ini hal-hal yang dilakukan oleh setiap fase pada proses kompilasi terhadap program sumber tersebut :

1. Penganalisa leksikal : membaca program sumber, karakter demi karakter. Sederetan (satu atau lebih) karakter dikelompokkan menjadi satu kesatuan mengacu kepada pola kesatuan kelompok karakter (token) yang ditentukan dalam bahasa sumber. Kelompok karakter yang membentuk sebuah token dinamakan lexeme untuk token tersebut. Setiap token yang dihasilkan disimpan di dalam tabel simbol. Sederetan karakter yang tidak mengikuti pola token akan dilaporkan sebagai token tak dikenal (unidentified token).
Contoh : Misalnya pola token untuk identifier I adalah : I = huruf(huruf |angka)*. Lexeme ab2c dikenali sebagai token sementara lexeme 2abc atau abC tidak dikenal.

2. Penganalisa sintaks : memeriksa kesesuaian pola deretan token dengan aturan sintaks yang ditentukan dalam bahasa sumber. Sederetan token yang tidak mengikuti aturan sintaks akan dilaporkan sebagai kesalahan sintaks (sintax error). Secara logika deretan token yang bersesuaian dengan sintaks tertentu akan dinyatakan
sebagai pohon parsing (parse tree).
Contoh : Misalnya sintaks untuk ekspresi if-then E adalah : E → if L then, L → IOA,I = huruf(huruf |angka)*, O →  <|=|>|<=|>=, A → 0|1|…|9. Ekspresi if a2 < 9 then adalah ekspresi sesuai sintaks; sementara ekspresi if a2 < 9 do
atau if then a2B < 9 tidak sesuai. Perhatikan bahwa contoh ekspresi terakhir juga mengandung token yang tidak dikenal.

3. Penganalisa semantik : memeriksa token dan ekspresi dari batasan-batasan yang ditetapkan. Batasan-batasan tersebut misalnya : a. panjang maksimum token identifier adalah 8 karakter, b. panjang maksimum ekspresi tunggal adalah 80 karakter, c. nilai bilangan bulat adalah -32768 s/d 32767, d. operasi aritmatika harus melibatkan operan-operan yang bertipe sama.

4. Pembangkit kode antara : membangkitkan kode antara (intermediate code) berdasarkan pohon parsing. Pohon parse selanjutnya diterjemahkan oleh suatu penerjemah yang dinamakan penerjemah berdasarkan sintak (syntax-directed translator). Hasil penerjemahan ini biasanya merupakan perintah tiga alamat (three-address code) yang merupakan representasi program untuk suatu mesin abstrak. Perintah tiga alamat bisa berbentuk quadruples (op, arg1, arg2, result), tripels (op, arg1, arg2). Ekspresi dengan satu argumen dinyatakan dengan menetapkan arg2 dengan – (strip, dash) 5. Pengoptimal kode : melakukan optimasi (penghematan space dan waktu komputasi), jika mungkin, terhadap kode antara.
6. Pembangkit kode : membangkitkan kode dalam bahasa target tertentu (misalnya bahasa mesin).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

 Teknik Kompilasi Pertemuan 7 Klasifikasi Grammar menurut Chomsky 1.        TATA BAHASA (GRAMMAR) Bahasa  merupakan himpunan  kalimat  (baik terhingga maupun tak terhingga). Bahasa dapat disajikan dengan menyebut kalimatnya satu persatu. Untuk bahasa tak hingga, penyebutan seperti itu tidak mungkin. Oleh karena itu diciptakan cara penyajian yang mendeskripsikan bahasa secara efisien. Cara penyajian tersebut adalah  Tata Bahasa  atau  Grammar. Sebuah Tata Bahasa (Grammar) didefinisikan sebagai 4 tupel :             G = (V n,  V t,  S, Q) V n  dan V t  adalah simbol  Non Terminal  dan  Simbol Terminal . S  adalah sebuah elemen anggota V n  yang disebut  Simbol Start . Q  merupakan himpunan  Produksi. Chomsky mengelompokkan Grammar menjadi 4 kelompok : 1.        Tipe nol : UnRes...
   Teknik Kompilasi Pertemuan 8 Pertanyaan : 1.       Apa yang dimaksud dengan analisis semantik? 2.       Sebutkan fungsi semantic analyzer ! 3.       Apa saja poin yang di cek oleh analisis semantik?                                           Jawaban : 1.      Analisis Semantik  adalah proses setelah melewati proses scanning dan parsing. Pada tahap ini dilakukan pengecekan pada struktur akhir yang telah diperoleh dan diperiksa kesesuaiannya dengan komponen program yang ada. ... Parser tidak tahu makna apa yang tersimpan dibalik simbol simbol tersebut. 2.      Secara global,  fungsi  dari  semantic analyzer  adalah untuk menen...